021-5367-4785
0815-8630-0000
0815-7206-6222
0812-9452-5504
Penyedia dan penjual Pompa Air berbagai merk dan berbagai kebutuhan, menyediakan pompa pompa berkualitas dengan harga terbaik dan layanan tekhnisi dan juga kemampuan untuk service pompa serta pembuatan sumur bor dalam di Jabodetabek. Menjual pompa Merk Ebara, Grundfos, Franklin, CNP, Bossco, Maxon, Mc Karlen, Calpeda, KSB, Torishima. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi :
PT MENARA ASIA GLOBAL
Jl Palmerah Utara 1 no 28 C
Phone : (021) 5367-4785
WhatsApp : 0815-8630-0000

Hydrant dalam dunia pemadam kebakaran adalah sistem proteksi kebakaran yang menggunakan air bertekanan tinggi sebagai medianya untuk memadamkan api. Sistem ini menggunakan sistem manual, yakni proses pemadaman apinya dilakukan oleh manusia dan tidak otomatis.
Namun beberapa komponennya ada yang bisa disetting secara otomatis maupun manual. Seperti komponen hydrant pump yang bisa diatur tekanannya pada control panel. Lalu apa yang membuat sistem fire hydrant lebih unggul dari sistem proteksi kebakaran lainnya? Sistem Hydrant ini dapat mengatasi kebakaran skala besar dan dapat bekerja lebih maksimal dibanding sistem proteksi kebakaran lainnya.
Umumnya sistem ini digunakan oleh bangunan-bangunan yang memiliki aset. Yakni seperti, perusahaan, mall, sekolah, dan lainnya.
Setelah mengetahui pengertian hydrant, sekarang kita akan membahas bagaimana cara kerja sistem pemadam kebakaran ini. Hal ini tentunya bisa menjadi pertimbangan Anda jika ingin menginstalasi sistem proteksi kebakaran ini sebagai pengamanan pertama jika terjadi kebakaran pada bangunan Anda. Cara kerja sistem ini bergantung pada media air dan sistem jaringannya yang didukung oleh komponen-komponen yang baik. Maka dari itu keseluruh komponen harus dipastikan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan perannya masing-masing.
Sebuah sistem hydrant harus memiliki tandon air (reservoir) yang merupakan tempat penyimpanan pasokan air yang dapat memadamkan api selama 30 menit. Air dari reservoir ini nantinya akan dialirkan menuju jaringan output, yakni hydrant pillar.
Lalu bagaimana cara memasok air dari tandon menuju hydrant pillar? Di sinilah kita mengenal hydrant pump, yakni pompa yang akan mengalirkan media menuju jaringan hydrant. Dalam sistem hydrant terdapat tiga jenis pompa yang berkerja secara bersamaan, yakni jockey, electric, dan diesel pump. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Bila electric dan diesel pump berfungsi mendistribusikan air dari reservoir menuju jaringan hydrant, maka jockey pump bertujuan untuk mengatur stabilitas tekanan air yang dikeluarkan. Hal tersebut betujuan agar tekanan air tidak akan merusak jaringan hydrant. Setelah air sampai ke hydrant pillar, petugas pemadam kebakaran bisa menggapai aksesoris dalam hydrant box. Biasanya box ini letaknya tidak jauh dari hydrant pillar.
Pada hydrant box berisi aksesoris seperti fire hose, valve, hose rack, dan nozzle. Aksesoris tersebutlah yang akan mendukung bekerja hydrant pillar untuk mengalirkan air menuju lokasi kebakaran.
Nah, itu dia pengertian hydrant dan cara kerjanya. Tentunya informasi tentang pengertian dan cara kerja hydrant di atas dapat mengedukasi Anda sebagai pengguna atau calon pengguna sistem proteksi kebakaran ini.
Hal tersebut bertujuan agar nantinya Anda bisa memaksimalkan fungsi hydrant ketika terjadi kebakaran. Jangan lupa, percayakan MAGPompa untuk instalasi sistem proteksi kebakaran pada gedung Anda!